Sebagian besar dari kita hanya mengetahui manfaat Sirsak pada kanker. Namun ternyata ada banyak manfaat lain dari buah yang umum di Indonesia. Apa ini? Baca ulasan di bawah ini.

Buah sirsak biasanya digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat minuman dan makanan, mulai dari jus, sup buah, es krim hingga manisan. Selain rasanya yang unik karena rasanya yang manis dan asam, Sirsak telah terbukti menjadi salah satu buah super yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Manfaat buah sirsak disampaikan oleh kandungan antioksidan yang tinggi seperti vitamin C, B, kalsium, fosfor dan zat besi.

Khasiat Buah Sirsak untuk Kesehatan Yang Harus Kamu Tahu

Isi buah sirsak

100 gram buah sirsak mengandung 66 kalori, 16,8 gram karbohidrat, 1 gram protein, 0,3 gram lemak, dan 3,3 gram serat. Mengenai vitamin, 100 gram Sirsak mengandung 20,6 mg vitamin C (34% RDA) dan 0,1 mg vitamin B6 (3% RDA). Sedangkan kandungan mineralnya adalah sebagai berikut:

278 mg potassium (8% RDA)

21 mg magnesium (5% RDA)

0,1 mg tiamin (RDA 5%)

0,9 mg niacin (4% RDA)

0,1 mg tembaga (4% RDA)

0,1 mg riboflavin (RDA 3%)

14 mg asam folat (3% RDA)

0,6 mg zat besi (RDA 3%)

27 mg fosfor (3% RDA)

0,3 mg asam pantotenat (3% RDA)

Apa Manfaat Buah Sirsak? Setidaknya ada 15 manfaat buah sirsak sebagai berikut:

Minimalkan gangguan visual

Cegah kanker

Pembunuhan sel kanker, terutama di pankreas

Sembuhkan infeksi

Bantuan bernafas

mengurangi stres

Jaga kulit

Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Baik untuk saluran pencernaan

Mencegah osteoporosis

Tambah energi

Lindungi jantung dan cegah kerusakan saraf

Perawatan kesehatan kemih

Obati tekanan darah tinggi

menyembuhkan luka

Tingkatkan konsentrasi

Membantu pembentukan hemoglobin darah

Mencegah katarak

Kurangi risiko diabetes

Mengatur keseimbangan asam dan basa dalam darah

Manfaat kesehatan buah sirsak

Berikut ini berlaku untuk penjelasan poin-poin di atas:

1. Minimalkan gangguan penglihatan

Sebuah studi yang dilakukan oleh National Eye Institute menemukan bahwa berbagai nutrisi dalam buah sirsak dapat mengurangi penyakit mata degenerasi makula hingga 25%. Berbagai layanan nutrisi termasuk vitamin C, E, beta karoten dan seng. Semua nutrisi ini dapat diperoleh khususnya jika buah sirsak dikonsumsi sebagai komponen minuman.

2. Mencegah kanker

Studi lain yang dipublikasikan di mskcc.org menunjukkan bahwa fitonutrien dalam buah-buahan asam mengandung jenis antioksidan kuat alkaloid, saponin, terpenoid, flavonoid, kumarin, lakton, antrakuinon, tanin, glikosida jantung, fenol, dan pitosterol. Semua konten ini memberikan efektivitas buah sirsak yang dapat mencegah penyakit berbahaya seperti kanker atau tumor.

Selain itu, para ilmuwan dari Institut Teknologi Tepic (Meksiko) menemukan bahwa acetogenin di Sirsak memiliki sifat seperti kemoterapi (tanpa efek samping) yang dapat mengurangi ukuran tumor. Cara kerjanya adalah menghentikan aliran darah sehingga tidak masuk ke sel abnormal. Dengan demikian, sel-sel abnormal tidak dapat berkembang dengan baik dan mengalami kematian.

3. Pembunuhan sel kanker, terutama di pankreas

Seperti disebutkan di atas, ekstrak buah sirsak dapat membunuh berbagai jenis sel kanker seperti payudara, prostat dan paru-paru. Yang paling penting, bagaimanapun, adalah sel kanker pankreas.

Pernyataan tentang manfaat buah sirsak ini adalah hasil sebuah penelitian oleh University of Nebraska Medical Center. Dalam hal ini, sel-sel kanker mengandung lebih banyak glukosa, yang mengarah pada perkembangan yang begitu cepat. Namun, jika diatasi dengan ekstrak sirsak, kadar glukosa turun. Kurangnya kadar glukosa membuat sel kanker sulit untuk bertahan atau berkembang, dan tentu saja itu kabar baik.

4. Sembuhkan infeksi

Buah Sirsak juga sangat sering digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam gejala infeksi yang tentunya sangat disebabkan oleh bakteri atau parasit, termasuk leishmaniasis (penyakit parasit yang biasanya ditularkan oleh gigitan lalat).

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>